Rumahdicibinong.my.id – Cibinong. Penjualan rumah di Cibinong diperkirakan akan meningkat bila presiden terpilih Prabowo Subianto merealisasikan rencananya menghapus pajak pertambahan nilai (PPN) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Sebelumnya beredar berita bahwa Prabowo merencanakan kebijakan menurunkan PPN perumahan sebesar 11% dan BPHTB sebesar 5%. Secara total, kebijakan ini akan memangkas 16% pajak perumahan, memberikan angin segar bagi sektor properti dan memudahkan masyarakat memiliki hunian.
Ekonom dari Next Policy, Shofie Azzahrah meyakini bahwa kebijakan ini akan berdampak signifikan bagi pasar properti. Mengutip pernyataannya pada kontan.co.id (6/10/2024), kebijakan ini akan mengurangi hambatan finansial dalam pembelian rumah, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sementara itu, Pengembang Taman Asri Residence—yang membangun rumah di Cibinong berkonsep cluster dengan desain minimalis — juga melihat potensi besar dari kebijakan ini. Penghapusan pajak ini akan membuat biaya pembelian rumah di Cibinong semakin terjangkau. Apalagi, cluster perumahan ini berlokasi strategis karena dekat pintu tol Sirkuit Sentul dan Stasiun Kereta Api Cilebut maupun Bojonggede. Lokasi perumahan ini sangat cocok untuk orang yang bekerja di Jakarta. Warga Cibinong banyak yang menglajo Cibinong – Jakarta karena rumahnya di Cibinong tetapi bekerja di Jakarta. Rencana penghapusan pajak-pajak ini akan sangat membantu dan meringankan bagi pekerja yang ingin membeli rumah di Cibinong.
Menurunkan Biaya 20 Persen
Hashim Djojohadikusumo, Ketua Satgas Perumahan Prabowo, menyebutkan kebijakan ini bukan hanya untuk mendukung masyarakat dalam memiliki rumah. Pernyataan ini disampaikan Hasim dalam acara Real Estate Indonesia (REI) di Jakarta. Kebijakan ini juga bertujuan mendorong pengembang untuk kembali bergairah setelah terpukul pandemi Covid-19 . Langkah ini juga diprediksi akan mempercepat pencapaian target pemerintah untuk membangun tiga juta rumah per tahun.
Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon L.P. Napitupulu, pada Liputan6.com menambahkan bahwa penghapusan pajak ini dapat mendorong penjualan rumah. Apalagi kalau ditambah dengan pemberian subsidi atau insentif untuk rumah urban berupa premi asuransi dan premi penjaminan. Semua kebijakan ini akan mengurangi biaya di awal pembelian rumah. “Sekitar 20% akan lebih murah ,” jelas Nixon. Lebih lanjut Nixon menyebutkan “BTN berencana memperpanjang tenor KPR hingga 25-30 tahun untuk membuat angsuran semakin terjangkau bagi masyarakat.”
Memudahkan Memiliki Rumah di Cibinong
Pengembang Taman Asri Residence menyebutkan akan memanfaatkan momentum ini nantinya untuk mendorong konsumen membeli rumah di Cibinong. Apalagi segmen MBR dan kelas menengah akan sangat terbantu dengan rencana kebijakan ini. Dengan lingkungan yang aman, bebas banjir, dekat dengan sarana transportasi seperti stasiun kereta api dan pintu tol, Taman Asri Residence menjadi pilihan tepat bagi keluarga yang ingin menikmati hunian nyaman di Cibinong dengan harga bersahabat.
Dengan pengurangan pajak sebesar 16%, sekarang adalah waktu yang tepat untuk merencanakan berinvestasi di perumahan. Kunjungi Taman Asri Residence dan rasakan manfaat langsung dari kebijakan ini dalam mewujudkan rumah impian Anda.

